Bukan sekali atau dua kali aku mengalami kisah cinta seperti ini. Yes betul, berkali-kali aku mengalami
kisah cinta seperti ini, dimana harus rela melepaskannya walau hati sebenarnya
tidak mampu. Mungkin menurut orang-orang jika sudah mengalami hal yang sama
berkali-kali tidak akan kaget, akan merasa biasa saja dan mampu melewati, tapi
menurutku tidak. Tidak sama sekali, walaupun aku sudah mengalami kisah cinta
yang sangat perih ini berkali-kali tapi aku tidak pernah bahkan sulit untuk melakukannya.
Karena melepaskan seseorang tidaklah mudah seperti halnya membalikkan telapak
tangan.
Mengapa? Jangan tanyakan itu, karena
akupun tidak tahu apa jawabannya.
Sakit? Iya, karena aku hanya merasakan
sendiri tidak dengan dia.
Perih? Sangat, betapa tidak perih jika
banyak orang bilang harus melepasnya tapi pada kenyataannya tidak mampu.
Sedih? Jelas, entah karena apa aku
selalu mengeluarkan air mata jika hati gelisah dan memikirkannya.
Benci? Tentu, bukan benci terhadapnya
melainkan aku benci terhadap diri sendiri karena masih saja ada bayangnya.
Lelah? Pasti, lelah dengan kondisi
seperti ini, lelah berkali-kali mengeluarkan air mata kesedihan yang seharusnya
aku simpan untuk air mata kebahagiaanku nanti.
Dan semua itu sudah tidak
ada artinya, sia-sia rasanya jika aku terus-menerus berada dalam situasi
tersebut. Akan ada seseorang yang bahagia(mungkin) melihat aku tersiksa seperti
ini, melihat aku meratapi kesedihan dan merasakan kesedihan yang terdalam.
Untuk itu aku selalu
bersugest bahwa aku harus mampu, harus bisa dan harus kuat menjalani dengan
atau tanpa adanya dia. Memang sulit jika di praktekan karena aku juga sudah
melakukan dan hasilnya nihil, bayangannya selalu menghantuiku, hati selalu
ingin tahu kabar beritanya dan tak lupa ingin selalu menyapa nya walau
sebenarnya aku takut akan responnya kepadaku.
Namun aku tidak mungkin
terus-menerus seperti ini, aku juga ingin merasakan senang dan bahagia kembali
tanpa memikirkan hati yang luka dan tanpa memikirkan dia. Setelah ini segeralah
aku beranjak untuk bangkit, untuk mengembalikan semangatku kembali, bukan
karena dia tapi karena orang-orang yang selama ini selalu mensupport aku dan
orang-orang itu adalah orang-orang hebat yang tidak mau melihat aku bersedih
dan tentunya selalu menanti untuk melihat aku tersenyum dan tertawa tanpa
beban.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar